Rabu, 08 Oktober 2008

Inventarisasi Partisipatif

Masyarakat Adat di Wilayah Kampung Sungai Utik memiliki Potensi Sumberdaya alam khususnya kayu yang cukup besar.

Untuk mendukung masyarakat Adat Sungai Utik dalam pengelolaan hutan adat mereka, PPSHK Pancur Kasih didukung Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) mengadakan Inventarisai partisipatif di Hutan Adat SUngai Utik.

Inventarisasi Partisipatif (IP) bertujuan untuk mengetahui potensi kayu yang ada pada kawasan hutan tertentu.

Kegiatan IP ini sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan bagi masyarakat Adat Sungai Utik untuk memperoleh Sertifikasi Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat Lestari (PHBML)



Selasa, 07 Oktober 2008

Pohon Kayu Ukuran Besar

Ini adalah salah satu Pohon kayu dengan ukuran cukup besar dari sekian banyak pohon besar di hutan Adat Sungai Utik, kecamatan Embaloh hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Butuh waktu hingga ratusan tahun bagi pohon ini untuk mencapai ukuran sebesar itu. Anak cucu kita tidak akan pernah melihat pohon ini lagi apabila kita serakah dan menebang pohon ini hanya untuk kesenangan sesaat saja. Jaga dan tetaplah melestarikan Hutan Sekarang, atau Hutan kita tinggal sejarah
Foto by Hermanus

Menangkap Ikan Secara Tradisional

Salah satu kearifan lokal yang dimiliki masyarakat lokal adalah menangkap ikan secara tradisional dengan menggunakan alat tradisional. Menangkap ikan menggunakan alat tradisional ini tidak akan menyebabkan potensi sumberdaya alam musna. Kerarifan tradisonal yang dimiliki masyarakat seperti ini lah, yang kiranya perlu kita pertahankan dan kita angkat serta kita dorong agar potensi sumberdaya alam yang ada tidak akan musnah seiring dengan kemajuan teknologi.

Mengambil seperlunya dari alam untuk kebutuhan akan mampu menjaga kelangsungan dan dan keberlanjutan sumberdaya alam serta potensi-potensi yang ada dialamnya. Foto by L. Tatang